Alhamdulillah, kemarin saya bertolak ke Manado, ini merupakan pengalaman yang indah. In syaa Allah saya akan berbagi dalam artikel yang singkat ini. Sebuah WA dikirimkan oleh salah satu ustadz saya yang berisi undangan ke sebuah kota yang saat ini bisa dikatakan jauh dari Islam, dan saya diminta untuk berjihad dalam mensyiarkan Islam, Al Qur’an ke kota tersebut. Tanpa fikir panjang, maka saya iyakan ajakan ustadz tersebut, saya cancel beberapa acara saya di akhir pekan ini (saya memohon maaf kepada teman teman saya di Sedekah Rombongan karena janji saya untuk sharing SEO ditunda). Saya punya kemauan yang kuat untuk selalu berjihad di jalan Allah, dan semakin besar tantangannya saya semakin semangat untuk itu.

Akhirnya pada hari Kamis, saya bersama teman saya @SukmaGendut beranjak ke bandara Soekarno Hatta untuk naik pesawat ke Manado. Kami check ini jam 17.30 dan masuk ke pesawat jam 18.00 dengan menggunakan maskapai swasta di Indonesia. Dalam tiket yang tertera, lama perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta ke bandara Sam Ratulangin Manado ditempuh dalam waktu 3 jam. Ada yang menarik dalam perjalanan ini. Saya bersebelahan dengan bapak bapak yang asal daerahnya dari Medan. Beliau beragama Nasrani. Dalam perjalanan, kami berbicang bincang dengan bapak ini yang bernama bapak Wijaya. Beliau menanyakan apa kegiatan saya ke Manado, dengan santun saya jawab, untuk syiar dakwah Islam pak, dan beliau langsung bertanya, “Adik, NU atau Muhammadiyah?” Saya sempat kaget, ternyata bapak ini mengenal Islam dengan cukup baik. Lalu saya berkata, bukan pak, saya Islam, dan Islam itu satu, yang membedakan hanya organisasisnya saja. Diberikan penjelasan tersebut, beliau semakin tertarik, dan menanyakan apakah ritual ibadah NU dan Muhammadiyah itu sama? Saya katakan “Sama pak” “Namun mungkin ada sedikit berbeda, seperti logat bahasa Indonesia antara satu daerah dan daerah lain berbeda, namun bahasanya sama” Dan dia mengerti kemudian berbicara “Saya sendiri melihat, Islam lah agama yang paling benar, paling sempurna” Mendengar bapak tersebut berbicara seperti itu, saya berdoa dalam hati, agar bapak tersebut mendapatkan hidayah dari Allah SWT.

Sahabat, ternyata diluaran sana, banyak orang yang ingin tau Islam lebih mendalam, dan disinilah tugas kita. Kita harus bisa memberikan contoh bahwa memang benar, Islam ini adalah agama yang paling sempurna. Semoga tulisan singkat ini, bisa memberikan kita semangat dalam menyebarkan Islam.

Sahuri (Manado – 4 September 2015)

perjalanan ke manado

Silahkan share....