Janganlah Merubah Al Qur’an, Al Qur’an Pasti Merubah HidupmuSiapa yang tak kenal dengan sahabat Rasulullah Umar bin Khattab? Peringai ia disaat belum masuk Islam sangatlah bengis. Umar tak segan dan tega untuk menyiksa para budak, baik laki-laki pun wanita. Bahkan dalam sejarah bisa kita simak bahwa Umar pun pernah berniat untuk membunuh Rasulullah SAW.

Namun sosok Umar yang bengis nan kasar itu berubah, berubah sangat luar biasa. Umar berubah melalui cahaya, yakni cahaya Al Qur’an. Dalam sejarah Umar mendapatkan hidayah setelah mendengar salah satu surat dalam Al Qur’an, yakni surat Thaha (dalam riwayat lainnya adalah surat Al-Haqqah). Al Qur’an lah yang melembutkan hati, bahkan dalam satu riwayat, Umar pun pernah pingsan karena mendengar salah satu ayat dalam Al Qur’an yang mengisahkan tentang kiamat.

Kelembutan hati Umar pun menjadi cahaya yang menerangi agama Islam, walau berubah menjadi sosok yang lembut, namun ketegasan dan keberanian Umar tak surut nan padam. Namun ketegasan dan keberanian Umar berubah menjadi keberanian di jalan Islam. Tak sedikit Umar melakukan dakwah terang terangan nan menantang kepada kaum Quraisy, namun dalam kesempatan lain, Umar pun menangis karena ayat ayat Al Qur’an.

Dalam salah satu riwayat, Umar menangis dengan keras, karena mendengat ayat ke-7 dalam surat At-Thur, hingga Umar sakit dan banyak sahabat yang menjenguknya. Inilah Qur’an, yang mampu merubah tabiat orang dari jahil, mejadi punggawa dakwah terhebat sepanjanga masa. Mari ikhwah, pelajari Al Qur’an secara menyeluruh, fahami arti dan maknanya, dan yang paling penting, hiduplah bersama Al Qur’an, sehingga tiap nafas dan perilaku kita akan menjadi manusia manusia Qur’ani.

Silahkan share....