Jangan Sampai Ikhtiar Kita Melampaui AllahSebuah renungan, akan hakikat hidup manusia, bahkan Allah pun mengatur tiap sendi kehidupan kita. Tak terkecuali tentang rezeki. Namun dalam renungan panjang penulis, sepertinya banyak jejak langkah kaki ini yang sudah salah arah. Banyak melupakan Allah dalam bekerja keras, banyak lalai dari mengingatNya, bahkan tidak jarang tangan ini mengambil yang bukan haknya, Astaghfirullah. Saat ini, sepertinya menjadi tempat dan waktu yang tepat, untuk mengembalikan fitrah diri, bahwa hakikat manusia diciptakan hanya untuk beribadah kepada Allah, dan Allah lah yang memegang semua rezeki kita, Allah itu selalu memberikan rezeki kita, dan itu sifatnya pasti.

Maka janganlah sampai kita berucap “Kalau gak kerja, gimana mau dapet uang” “Kerja dong, biar kaya”. Astaghfirullah, sungguh, jika Allah tidak menghendaki kita mendapatkan uang sepeser pun, walau kita sudah berusaha dengan gigih, maka tak akan ada uang yang menghampiri kita. Allah penggenggam seluruh jagad raya ini, Allah lah yang Maha Mengetahui, bahkan 1 daun gugur pun ia tau dan itu adalah kehendakNya. Tidak kah kita belajat dari cicak, dimana makanannya adalah nyamuk yang berterbangan. Apakah cicak protes? Apakah cicak mengadu kepada Allah, bahwa ia tidak punya sayap? Tidak sahabat, dan cicak tetap dapat hidup, dan makanan cicak tetap nyamuk.

So, niatkan ikhtiar kita hanya untuk beribadah kepada Allah SWT, dimana itulah sejatinya tugas kita di dunia ini. Semoga tulisan singkat ini, bisa kita ambil pelajarannya.

Sahuri – siimat.com

Silahkan share....