Inggris Keluar Dari Uni EropaBREXIT, atau British Exit adala sebuah sikap negara Inggris yang keluar dari Uni Eropa. Hal ini menimbulkan pro dan kontra di berbagai macam belahan dunia, baik pemimpin negara dan juga para pelaku bisnis. Semua menerka nerka, apa yang akan terjadi kedepannya. Tentu kita mengetahui bersama bahwa Inggris merupakan negara dengan mata uang TERKUAT di dunia, dan mereka disinyalir ingin berdiri diatas kaki sendiri, tidak ingin diintervensi oleh negara negara lain, termasuk oleh uni eropa.

Dan setidaknya ada 5 alasan mengapa Inggris keluar dari uni eropa, berikut adalah rangkumannya untuk anda :

  1. Inggris mengalami defisit anggaran dengan negara negara uni eropa, dimana jika dibandingkan perdagangan dengan negara lain, di blok yang lain Inggris mengalami surplus yang luar biasa baik
  2. Regulasi perdagangan di uni eropa pun lebih besar daripada biaya perdagangan jika Inggris berdiri sendiri. Tercatat jika Inggris berada di dalam uni eropa biaya yang dikeluarkan mencapai 600 Miliar Euro
  3. Negara negara dengan pendapatan per kapita yang yang tinggi di Eropa, seperti Norwegia dan Swiss, memiliki volume ekspor yang jauh lebih tinggi daripada ekspor Inggris ke Uni Eropa.
  4. Kebijakan pertanian bersama Uni Eropa, memuat rakyat Inggris terbebani 1.200 Pound setiap tahunnya, ini menyebabkan harga harga makanan menjadi lebih mahal dari sebelumnya.
  5. Yang paling utama adalah, Inggris akan jauh lebih berdemokrasi dan berdaulat jika berada di luar uni eropa.

Pertanyaan besar berikutnya, apakah ada efek yang langsung terasa oleh Indonesia dari sikap Inggris yang keluar dari uni eropa? Mari kita tunggu kawan.

SNR

 

Silahkan share....