Malam ini, hati agak gerimis, makanya mau nulis Hidup Itu Menjalani Keajaiban ke Keajaiban yang Lain, Simak yuk.

Entah berapa umur mu sekarang sahabat, tapi bisa dikatakan pasti entah teringat dengan baik atau agak samar, banyak hal berkesan dan hal yang mungkin menyedihkan yang engkau lalui dalam hidupmu. Mungkin masih terbayang masa kecil kita yang manja, namun tidak jarang kita melewati masa kecil dengan sifat yang agak bandel, hehe, udah deh ngaku aja. Lalu kita juga kita malalui masa remaja yang identik dengan masa yang berapi api, hingga dalam posisi saya sekarang ini. Menulis artikel ini dengan memangku anak paling kecil saya yakni @RadinkaMarva.

Sahabat sekalian pasti ada momen kehidupan yang malu diungkapkan, ada juga momen kehidupan yang membanggakan, sehingga menjadi topik cerita dari waktu ke waktu saat bertemu orang orang baru. Ada juga tipe orang yang menceritakan semua kejadian momen hidupnya baik senang, ataupun sedih ke semua orang. Dan bagi saya hal tersebut, sah sah saja, karena sifat dan karakter orang itu berbeda beda. Dan saya hanya ingin share kepada sahabat sekalian yang saya kutip dari pembicaran saya dengan salah satu guru kehidupan saya, yakni Bang Zainal Abidin. Beliau mengatakan bahwa hidup itu hanyalah menjalani kejaiban demi keajaiban yang lain.

hidup itu menjalani keajaiban demi keajaiban

Benar adanya ucapan bang jay (Bang Zainal Abidin dikenal orang sebagai @JayTeroris) tentang perjalanan hidup. Siapa yang menyangka di kehidupan saya yang memiliki latar belakang kuliah di Jurusan Teknik Mesin, saat ini menggeluti profesi yang gak pernah saya bayangkan di kehidupan saya yang lampau, yakni menjadi Konsultan Digital Marketing. Gak kebayang juga saya bisa bertemu dengan tokoh tokoh yang merubah mindset saya, ada pak Jamil Azzaini, pak Erie Sudewo yang membuat saya lebih mantap menjalani kehidupan, dan akhirnya saya berkata, selamat datang keajaiban di kehidupan hebatku.

Jatiasih, 3 November 2014, 09.15PM
Terima kasih.

Silahkan share....